
Waktu ingin berangkat
kita pamitan dengan keluarga dirumah dan
akan menjemput teman kita yang kebetulan dekat rumahnya , tetapi pada
saat ingin berangkat malah kita terkena musibah. Mobil yang kita kendarai malah
di serempet truk yang kencang dari belakang. Akhirnya kita pun balik arah
kembali pulang, kita pun kudu berhati-hati dalam berkendara. Jangan cerobah ,
jangan hanya ingin senang- senang tetapi harus memperhatikan keselamatan kita
juga. Dan akhirnya memutuskan menggunakan kendaraan bermotor saja.
Dengan musibah yang
terjadi kita pun berangkat dari punggur jam 11.15 WIB dari punggur. Jalur yang
kita lewati dari jembatan layang natar belok ke kanan patokan jalan tembusan ke
pringsewu.
Sampai di daerah
pesawaran, jalan pun menanjak tajam. Akses menggunakan kendaraan bermotor masih
dapat dilalui walaupun boncengan kita terkadang turun dan harus berjalan.
Sungguh seru rasanya jalan bersama teman, teman bolang advanture team . di
airterjun teluk betung ada baskamp (posko) untuk registrasi dan pendataan .
motor tidak dapat naik dan harus di parkirkan di posko. Untuk masuk kita
membayar uang parkir Rp.5000/ motor dan uang masuk Rp.3000/ Orang Pada saat
disana kita pun ada yang mendampingi yaitu bang buluk, Ia sudah ada 1 bulan
berada di puncak bukit, bersama 3 orang temannya. Jalur yang kita lalui kebun
kakau dan kebun durian.
Lelah sangat lelah.
Karena untuk ke air terjun harus naik
bukit dahulu, cecwek-cewek yang kita bawa pun pada mengeluh. Katanya baru pertama
naik bukit seperti itu. Maklum orang kota, kota plosok tapi . Air terjun yang
indah pun sudah terlihan . cantik dan menawan sekali. Kita pun ingin
cepat-cepat merasakan sejuknya dibawah air terjun dan dinginnya air langsung
dari pegunungan. Suasana menjadi pecah seru dengan kita berfoto bersama
teman-teman bolang advanture team punggur. (Lutfi Mustofa SAP)