02 January 2018

Mas Feri itu namanya, Bergeliat Bagaimana "CARA PENGOLAHAN AIR DALAM BUDIDAYA IKAN CUPANG"

Mas Feri
Seorang Pemuda, yaitu feri, warga dusun Tegal Rejo Punggur, Lampung Tengah melakukan usaha budidaya ikan cupang dengan cara pengolahan air dalam budidaya ikan cupang. Pertama, Air adalah bentuk hal terpenting dalam sebuah ekosistem. Air merupakan komponen terpenting dalam budidaya ikan hias. Dalam sebuah pengalaman yang pernah saya lakukan yang awalnya saya hanya mengamati banyak petani ikan hias yang akhirnya gagal panen dari faktor sepele berupa cerobohnya pergantian air didalam kolam. Namun kemudian saya tertarik untuk mencoba usaha budidaya ikan cupang.
Saya awalnya hanya petani ikan yang berasal desa yang belum paham sama sekali tentang bagaimana membudidayakan ikan cupang, kemudian setelah saya amati dan belajar dari perkenalan seorang teman akhirnya saya mencoba untuk melakukan budidaya meski hanya terbatas.
Dari pengalaman belajar saya pada awalnya saya didampingi seorang pemuda yang bernama mas Triyanto yang merupakan seorang petani ikan hias yang lokasi rumahnya tidak jauh dari rumah saya disekitar Kecamatan Punggur Lampung Tengah, dari sinilah awal saya berkarir dalam berbudidaya ikan cupang hias.
Baiklah mungkin sedikit mukodimah dari pengalaman saya dan selanjutnya akan saya bahas bagaimana pengelolaan air yang baik dalam sebuah budidaya ikan cupang.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan air dalam sebuah budidaya ikan cupang adalah kondisi air itu sendiri. Dimana sebagai pemula yang baru mencoba hendaknya kita berhati-hati dalam pengelolaan air ini sendiri. Biasanya para pemula kurang jeli memperhatikan kondisi air yang terdapat diruamh kita, asalkan ada kolam langsung saja diisi dengan air, itu adalah fatal.
Kenapa dalam hal ini saya mengatakan fatal?”
Karena didalam air banyak sekali senyawa yang hidup didalamnya baik bakteri pengurai seperti cacing, mikroba, dan mikroorganisme yang sangat renik serta senyawa lainnya yang tidak nampak pada mata kita. Terkadang didalam air jernih sekalipun belum tentu baik dan terdapat banyak mikroorganisme yang selalu menguntunngkan bagi perkembangan ikan cupang kita, namun kemungkinan malah banyak senyawa yang merugikan seperti adanya senyawa tieng dan senyawa limbah lainnya yang dapat menghambat perkembangan ikan cupang kita.
Beberapa tips dari saya mengenai pengelolaan air sebagai berikut ini :
1.      Siapkanlah sebuah kolam penampungan air dengan ukuran yang diinginkan
2.      Tampunglah air didalam kolam tersebut hingga beberapa hari (minimal 1-3 hari)
3.      Jika anda telah menampung air maka anda wajib untuk menaburkan garam kristal kedalam air yang telah anda tampung sesuai dengan banyaknya air, dengan tujuan garam yang ditaburkan kedalam air terseburt dapat mengurai bakteri yang merugikan didalam kolam
4.      Tutuplah atas kolam dengan kelampu atau sejenisnya agar selama masa pengendapan tidak ada hewan yang masuk seperti katak, capung dan hewan lainnya yang merusak air
5.      Agar kondisi air tetap terjaga Ph-nya maka taburkanlah beberapa daun ketapang sebagai pengatur kesetabilan air didalam kolam
6.      Selain daun ketapang anda dapat memberikan beberapa daun pisang kering, jerami sebagi tempat berlindung burayak cupang.
7.      Setelah kolam sudah siap selama 1-3 hari maka burayak ikan cupang siap untuk di taburkan kedalam kolam (sebaiknya setelah burayak telah dilepas kekolam sebaiknya kolam tetap tertutup seperti penjelasan diatas karena menjaga dari serangan binatang lain.
8.      Setelah burayak telah cukup dewasa antara usia 15 hari maka perhatikanlah kondisi air kolam anda, jika kondisi air kolam anda berbau maka segera lakulan pergantian air dengan pelan-pelan atau sedikit demi sedikit agar ikan cupang anda tidak banyak yang mati
9.      Dalam masa 0-15 hari sebaiknya perhatikan kondisi air kolam anda dan jangan menggunakan pakan buatan (kosentrat/ Pelet ikan) karena pakan buatan akan merusak kondisi air dan partikel yang terkandung didalam pakan buatan sangat berbahaya bagi pertumbuhan ikan cupang anda.
10.  Dalam masa pertumbuhan sebaiknya air selalu diganti dan diperhatikan agar kesehatan ikan selalu terjaga kesehatannya.

Itulah beberapa tips dan pengalaman saya selama menjadi petani ikan cupang. Semoga dari penjelasan yang saya tuliskan dapat bermanfaat untuk para pembaca dan sukses melakukan bisnisnya. amin
Disqus Comments