03 January 2018

Tips Ampuh Agar Pemijahan Ikan Cupang Berhasil Maksimal


Diawal mungkin telah saya bahas mengenai beberapa masalah mengenai budidaya ikan cupang. Pada dasarnya semua petani ikan cupang ingin mendapatkan hasil maksimal didalam usahanya yaitu dari sebuah pemijahan yang dilakukan ditahap awal. Sebelum berbicara mengenai proses pemijahan alangkah baiknya kita memahami indukan yang akan kita pijahkan. Dalam proses pemijahan agar maksimal hasilnya semua tergantung dari proses awalnya yaitu persiapan dari kedua indukan. Dengan kata lain keberhasilan itu ditopang dari kerja indukan itu sendiri, apabila kedua indukan baik dalam arti mampu melakukan proses pembuahan maka kemungkinan hasilnya akan mkasimal.

BACA JUGA : Mas   Feri i tu  namanya,   Bergeliat  Bagaimana  "CARA  PENGOLAHAN  AIR  DALAM  BUDIDAYA  IKAN  CUPANG"

Ada beberapa tips memilih indukan ikan cupang betina agar berhasil 100% maka lakukanlah hal- hal berikut ini:
1.      Pada dasarnya kita harus memilih indukan betina dan jantan yang benar- benar sehat
2.      Pilihlah indukan betina dan jantan yang memiliki ukuran berbeda, dalam arti ikan cupang jantan lebih besar dari pada betinanya tujuannya adalah agar dalam proses pembuahan jantan mampu mengeluarkan (melilit) telur betina secara maksimal
3.      Dalam memilih indukan betina pilihlah betina yang memiliki karakter perut yang besar dan memiliki warna yang bagus dan pilihlah indukan cupang betina yang sisi perutnya terdapat garis putih yang menunjukan indukan betina siap kawin

4.      Setelah pemilihan indukan selesai maka tempatkan indukan betina pada sebuah kolam penampungan
5.      Selama pada masa penampungan indukan betina diharapkan jangan sampai diberikan makanan berupa pelet, namun berikan beberapa asupan makanan alam berupa cuk, kutu air, atau artemia secukupnya dan jangan  berlerbihan.
6.      Pemberian makanan sebaiknya dilakukan hanya sekali dalam setiap harinya, karena jika indukan betina terlalu banyak makan akan menghambat proses pemijahan sehingga tidak maksimal
7.      Jika masa pemijahan sudah siap sebaiknya pemberian makanan dihentikan, bertujuan untuk merangsang birahi indukan betinya
8.      Setelah indukan semua siap baik jantannya dan betinanya maka tahap selanjutnya adalah mempersiapkan wadah berupa baskom pemijahan yang berisikan air yang telah diendapkan beberapa hari dan tambahkan sedikit garam secukupnya serta tambahkan daun kecil sebagi tempat bercumbu kedua indukan tersebut


9.      Didalam baskom pemijahan ini sebaiknya pilihlah indukan yang memiliki warna yang berbeda sesuai selera masing- masing agar genetik yang diharapkan dapat menghasilkan warna yang bagus dan menarik

10.  Setelah semua telah selesai dijodohkan dalam wadah penjodohan tutuplah wadah tersebut dengan kertas, tujuannya adalah mengurangi resiko ikan loncat saat masa penjodohan
11.  Setelah beberapa hari ikan telah berjodoh maka akan muncul busa pada  baskom pemijahan, selama ikan sudah melakukan pembuahan dan telur sudah melekat pada busa- busa atau sarang jantang sebaiknya angkatlah indukan betinanya, biasanya jika bertina tidak diangkat kebanyakan telur- telur yang telah dibuahi akan dimakan oleh betina tersebut

12.  Setelah betina diangkat biarkanlah jantan mengerami telur- telurnya hingga beberapa hari

13.  Setelah 3-4 hari telur akan menetas menjadi burayak

14.  Biarkan burayak ikan cupang menetas secara keseluruhan dan jika sudah mampu berenag maka angkatlah indukan jantannya

15.  Setelah semua indukan telah dipisahkan dari burayak dalam baskom pemijahan tunggulah beberapa hari agar burayak benar- benar sehat dan siap dilepas kedalam kolam pembesaran.
16.  Dikolam pembesaran sebaiknya kolam telah disiapkan terlebih dahulu beberapa hari agar burayak tidak kaget ketika masa pelepasan didalam kolam pembesaran
17.  Selalu periksalah masa perkembangan burayak tersebut dari masa 0-15 hari dan pastikan jangan sampai kehabisan makanan dalam masa pertumbuhannya

Mungkin cukup sekian tips dari saya dalam proses pemijahan ikan cupang.

Untuk proses keberhasilan silahkan anda mencoba dan berlatih, karena tidak ada usaha yang berhasil tanpa ada sebuah praktek nyata. Sekali lagi terimaksih atas kunjungannya semoga bermanfaat untuk semua.
Disqus Comments